| View Blog
|
|
|
Dahulu ketika warung steak masih baru-barunya di Solo, Tom Gembus, warga Pasar Kliwon ini mendapat undangan ulang tahun dari Lady Cempluk, teman sekolahnya, yang dirayakan di sebuah warung steak.
Ndilalah saat itu di rumah Tom Gembus baru kedatangan saudara dari pelosok yang usianya setara dengan Tom Gembus, yaitu Jon Koplo. Karena tidak enak hati meninggalkan saudaranya, maka Jon Koplo diajak serta.
Singkat kata, sampailah mereka di tempat acara. Setelah mengucapkan selamat kepada Lady Cempluk, para tamu undangan pun dipersilakan memesan makanan sesuai yang tertera di daftar menu. ”Mbus, iki panganan apa?” tanya Koplo setelah membaca daftar menu.
”Ssst... jangan keras-keras! Kamu diam saja, biar aku yang pesan,” jawab Tom Gembus. Jon Koplo cuma manggut-manggut saja.
”Plo kamu minumnya apa?” tanya Gembus.
Jon Koplo kembali membaca daftar menu.
”Iki Mbus, soft drink,” kata Koplo sambil menunjuk tulisan di daftar menu.
Tak lama kemudian datanglah pelayan membawa minuman. Sebotol koka-kola pun mendarat tepat di hadapan Jon Koplo. Bukannya berterima kasih, Koplo malah protes pada si pelayan.
”Mas... Mas, saya tadi pesan soft drink kok dikasih koka-kola?” protesnya dengan suara keras karena si pelayan sudah beranjak pergi.
Semua yang ada di situ pun tertawa termasuk pelayannya. Tentu saja kecuali Tom Gembus yang kisinan abis di hadapan teman-temannya.
”Heh, Plo, soft drink kuwi ya bangsane koka-kola, panta, semprit barang kuwi. Wis menenga wae!”
Semua yang ada di situ pun tambah ngekek ora entek-entek. - Oleh : Kiriman Reno Haryanto, Mertodranan RT 03/RW 01, Pasar Kliwon, Solo 57118.
dari www.solopos.com |
|
Posted by salasun on 2008-08-01 16:33:08 | Rating: | Views: 58
|
| |
|
|