Sign Up |  Login

     
 
    My Blog |  Popular Posts |  Top 100 Blogs |  Recent Blogs |  Random Blogs |  Write a Blog |  Manage Categories  
   View Blog
 LALI SAK PLENGAN
dari SoloPos Edisi : Sabtu, 02 Agustus 2008 , Hal.1

Dampak kenaikan harga BBM sungguh terasa berat bagi wong cilik seperti Jon Koplo yang tinggal di Wirogunan, Kartasura.
Sebagai pekerja harian dengan standar gaji UMR, karyawan sebuah pabrik di Gatak sukoharjo ini harus menghidupi isteri dan seorang anaknya yang sebentar lagi masuk SD.
Makanya ia harus petung njlimet agar dapurnya bisa tetap ngebul sampai akhir bulan. Itu pun terkadang meleset hingga terpaksa harus ngutang sana-sini.
Satu-satunya harta paling berharga yang tersisa adalah motor CB 80 miliknya. Meski sudah sekian tahun menemani berangkat dan pulang kerja, namun berhubung umurnya telah uzur dan bahan bakarnya tak bisa lagi ngirit, Koplo terpaksa ngedol motor kesayangannya itu.
Esoknya, Koplo pun berangkat kerja dengan pit onthel yang selama ini nganggur di rumah.
”Idhep-idhep olahraga,” batinnya sambil ngeyem-yemi dirinya sendiri.
Singkat cerita, hari itu Koplo super sibuk dengan pekerjaannya, sampai makan pun masih kepikiran gawean.
”Theng-theng-theng...!” bel tanda usai kerja pun berbunyi.
Mak rheguduuug... para karyawan pun pada keluar termasuk Jon Koplo. Sampai di tempat parkiran, Koplo tampak lingak-linguk kebingungan.
”Mas Koplo ki nggoleki apa ta?” sapa Gendhuk Nicole, teman kerjanya yang sudah siap nangkring di atas pit montor-nya.
”Cari CB-ku. Di mana ya? Biasanya tak parkir di sini, tapi kok nggak ada?” jawab Koplo.
”Mengko gek ilang Mas?” celetuk Gendhuk Nicole sambil terus wara-wara. Sebentar kemudian tersebar isu bahwa CB Koplo hilang. Sesaat kemudian Koplo pun bagai selebritis yang dikerubuti wartawan.
Setelah kira-kira sepuluh menit dan parkiran itu sepi dari motor, di ujung sana terlihat ada sebuah pit onthel yang terparkir nyenil sendirian.
”Lha, itu sepedanya siapa?” tiba-tiba Satpam Tom Gembus nyeletuk sambil menunjuk ke arah sepeda itu. Serentak semua mata mengikutinya termasuk Jon Koplo.
”Oh, iya dhing! Kae rak pit onthelku...!” celetuk Koplo yang baru sadar sambil nyekel bathuke dhewe.
”Huuuuu...!!!” tanpa dikomando, semua temannya tadi pada mecucu... - Oleh : Kiriman Karsono, Perum Kranggan Indah RT 03/RW III, Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo.
    Posted by salasun on 2008-08-07 18:28:04 | Rating: | Views: 30
  Email This to a Friend  

  Bookmark:
Permalink:  
   Blog Comments

Nothing found
Would you like to comment?

    (Maximum characters: 5000)
    You have characters left.
  
  Security code:  
                        
                         Refresh Image
                         
  Blog Information
 

salasun
Surabaya,: setyatri@yahoo.com, Indonesia

Latest Posts

 Di Changi Airport
 Di Rumah Paiton
 Instrument Alat...
 Pulang..
 Banyak tikus minyak di...

salasun's Links

 No links found

Blog Categories

 Cerita Lucu
 hobby
 Keluarga and Me
 macem macem
 relegion dan rekreation
 sosial eko pol
 teknik

Blog Archive

 August 2008 (11)
 July 2008 (19)
 June 2008 (7)
 April 2008 (1)
 March 2008 (1)

Comment Archives

 August 2008 (3)
 June 2008 (2)