“Ti, mama mimpi tadi malem,” My Mama turn her head at me.
“Mimpi apa ma?” I stared at her with enthusiasm.
“Ada dua orang yang dateng ke mama, mau ngelamar kmu. Tapi yang satu gak berani masuk, cuma diluar aja, sementara yang satu lagi langsung masuk ketemu Mama. Kayaknya yang diluar gak berani masuk.. Kamu kayaknya lebih prefer ke yang gak berani masuk..” she said, admittedly.
“…” I was drown in silence.
Two days ago, August.
“Ti, Mama mimpi lagi”
“Oh ya? Mimpi apa ma?” I asked, excitedly.
“Kamu tau, sebelum anak tante ‘Nti meninggal dalam kandungan?”
“Yes,” i nod two times.
“Tiga hari sebelumnya, Mama mimpi bayinya meninggal dalam kandungan krn dilompatin kucing,” with a flat face she uttered.
“Oh dear God..,”
“………,”
Ow.. If… If what’s in her dream will become true, somehow, someway, god knows when, her dream about the two guys earlier become reality? If so, i wonder how sad it will be..for me.. :(